Tantangan Implementasi

https://www.canva.com/design/DAG0U_3qf5k/S1iQGmghj7Q9n01wlYtXDg/edit
Tantangan dalam Penerapan Media Berbasis Teknologi Informasi
Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penggunaan media sebagai sarana komunikasi dan pembelajaran. Namun, penerapan media berbasis teknologi informasi tidak lepas dari berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh individu maupun organisasi.
Salah satu kendala utama adalah keterbatasan infrastruktur. Tidak semua daerah memiliki akses yang memadai terhadap jaringan internet atau perangkat teknologi yang diperlukan. Hal ini menyebabkan kesenjangan digital yang menghambat pemanfaatan media berbasis teknologi secara optimal. Sebagai contoh, selama pandemi COVID-19 di Indonesia, program pembelajaran daring melalui platform seperti Zoom dan Google Classroom mengalami hambatan serius di wilayah pedesaan, di mana hanya sekitar 30% siswa memiliki akses internet stabil, menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2020. Akibatnya, banyak siswa terpaksa kembali ke metode konvensional, yang mengurangi efektivitas pendidikan jarak jauh.
Selain itu, faktor sumber daya manusia juga menjadi tantangan penting. Pengguna media teknologi informasi memerlukan keterampilan khusus agar dapat mengoperasikan perangkat dan aplikasi dengan efektif. Kurangnya pelatihan dan pemahaman tentang teknologi dapat mengurangi efektivitas penggunaan media tersebut. Contoh kasusnya terlihat pada implementasi media sosial untuk kampanye pemasaran di perusahaan kecil di Indonesia, di mana karyawan sering kali kesulitan mengelola konten digital karena minimnya literasi digital. Sebuah studi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022 menunjukkan bahwa hanya 40% pekerja usia produktif di sektor UMKM memiliki kemampuan dasar dalam menggunakan tools digital, yang menyebabkan penurunan produktivitas hingga 25%.
Aspek keamanan dan privasi juga menjadi perhatian utama. Penggunaan media digital rentan terhadap ancaman seperti pencurian data, penyebaran informasi palsu, dan serangan siber. Oleh karena itu, perlindungan data dan edukasi tentang keamanan siber sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan pengguna. Kasus bocornya data pribadi pengguna aplikasi e-commerce seperti Tokopedia pada 2019, yang memengaruhi jutaan pengguna, menjadi pelajaran berharga tentang kerentanan ini. Insiden tersebut tidak hanya merusak reputasi platform, tetapi juga menimbulkan kerugian finansial akibat tuntutan hukum, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Selanjutnya, adaptasi terhadap perubahan teknologi yang cepat juga menjadi tantangan tersendiri. Media berbasis teknologi terus berkembang dengan fitur dan platform baru yang memerlukan penyesuaian secara berkala. Hal ini menuntut kesiapan mental dan kemampuan belajar yang berkelanjutan dari para pengguna. Sebagai ilustrasi, transisi dari media tradisional ke platform streaming seperti Netflix di Indonesia menghadapi resistensi dari generasi tua yang terbiasa dengan TV kabel, di mana survei Nielsen pada 2021 menemukan bahwa 60% responden di atas 50 tahun merasa kesulitan beradaptasi, yang berdampak pada penurunan adopsi layanan digital di kalangan tersebut.
Terakhir, aspek biaya juga tidak bisa diabaikan. Pengadaan perangkat keras, perangkat lunak, serta biaya pemeliharaan dan pembaruan teknologi memerlukan investasi yang tidak sedikit. Organisasi harus mampu mengelola anggaran dengan bijak agar implementasi media berbasis teknologi dapat berjalan lancar. Contohnya, rumah sakit di daerah terpencil Indonesia sering kali kesulitan menerapkan sistem rekam medis elektronik (RME) karena biaya awal yang mencapai ratusan juta rupiah, ditambah pemeliharaan bulanan, seperti yang dibahas dalam laporan Kementerian Kesehatan tahun 2023. Hal ini menyebabkan penundaan adopsi teknologi hingga bertahun-tahun.
Secara keseluruhan, meskipun media berbasis teknologi informasi menawarkan banyak manfaat, tantangan-tantangan tersebut harus diatasi dengan strategi yang tepat agar penerapannya dapat memberikan hasil yang maksimal dan berkelanjutan.
Komentar
Posting Komentar